Kamis, 14 Desember 2017

Bahaya Kanker Serviks Bagi Wanita Usia Remaja

Hello Beauties ,,

Wahh, akhir-akhir ini wanita perlu waspadai lho girls karna cuma pada wanita menyerang, uppz * tetapi hampir 80% hal ini perlu diwaspadai khususnya wanita walapun sebagian kecil pria juga terkena yaitu Kanker Serviks.
Membahas kanker serviks memangnya terlalu sulit untuk dijelaskan untuk seperti orang awam seperti aku, moment beberapa saat lalu pada 30 November 2017, aku bertemu dengan sosok survivor double cancer , beliau bernama Sumbangsih Elly Mawati dalam Blogger Gathering “ Mengenali Bahaya Kanker Serviks “ tak hanya ibu Elly sebagai narasumber dan surviver cancer tetapi hadir pula dr. Yuslam Fidianto,Sp.OG, Annisa Nugraha, serta komunitas CISC dengan bertajuk #sayapedulikankenserviks



Terdengar tajam ditelinga kita tentang kanker serviks karna semenjak kisah perjuangan dari artis Jupe ( Julia Perez) mengindap kanker serviks banyak membuat wanita indonesia terenyuh terhadap kasus penyakit kanker serviks semakin waspada mengenai penyakit tsb.

Ohh ya beauties, taukah kamu ?? 
Bahwa penyakit kanker serviks tidak berasal dari faktor genetik saja lho!
Karna kanker serviks muncul dari virus yang menyerang di area intim miss v wanita. Dapat disebabkan dari gaya hidup yang tidak sehat ataupun menikah terlalu dini / hub sexsual terlalu dini seperti yang dipaparkan oleh dr. Yuslam Fidianto,Sp.OG, mungkin cukup unik terdengar ditelinga kita mengapa menikah terlalu dini / hub sexsual terlalu dini karna menurut beliau “ Sekitar 70% kasus kanker serviks disebabkan oleh Human Papiloma Virus lebih mudah terserang untuk belia muda dengan dibawah umur 16 tahun.

Blogger Gathering Kanker Serviks

Sekilas review dari penulisan bahwa penyebab dan gejala kanker serviks / kanker mulut rahim gejala paling umum adalah
  •  Pendarahan abnormal (pendarahan paska senggama, pendarahan di luar waktu haid, pendarahan setelah menopause)
  • Keluarnya cairan kekuningan/keputihan yang terus-menerus dan berbau.
  • Nyeri panggul yang tidak berkaitan dnegan siklus hadi serta gangguan BAK (nyeri,sering).

Kanker serviks dapat menyebar oleh siapapun yakni virus HPV 16 dan 18 yang masuk ke dalam tubuh melalui hubungan intim, selain virus HPV faktor gaya hidup tidak sehat mempengaruhinya yaitu merokok, sering berganti pasangan seks dan hamil lebih dari 3 kali serta konsumsi pil KB. Dan wanita dengan riwayat kesehatan keluarga yang mengidap kanker serviks, dapat berisiko lebih tinggi.

Selama acara blogger gathering Mayapada Hospital membuka pola pikir tersadar akan bahaya dan deteksi dini akan kanker serviks tersebut. Terutama saat mendengarkan kisah inspiratif dari survivor kanker yaitu Ibu Elly. Ibu elly telah berjuang melawan kanker serviks selama beberapa tahun hingga saat ini yang membuat aku terkejut saat menceritakan bahwa kanker serviks adalah penyakit keduanya berawal dari kanker usus yang beliau derita hingga ususnya dipotong hingga ± 16 cm (kalau tidak salah mendengar aku)  setelah beberapa bulan kembali putih dari pemulihan kanker usus melewati pengobatan intensif di rumah sakit mayapada hospital tetapi tuhan memberikan rejeki lain tutur beliau saat bercerita kembali diberikan rejeki kanker serviks/kanker mulut rahim. Pada saat itu aku mendengarkan kisahnya sangat menyedihkan karna tak kuat menahan air mata bila membayangkan berada di kondisi beliau saat ini tetapi beliau tetapi tersenyum dan berpasrah kepada maha kuasa bahwa yang terimanya saat ini adalah rejeki yang harus disyukuri, dan lawan semua kesedihan dengan tersenyum serta pengobatan melawan kanker tersebut.

Ibu Elly pun bercerita bila mana siapapun terkena rejeki kanker serviks maka sebaikknya : 

1.   Melakukan tindakan Medis di rumah sakit seperti beliau melakukan di rumah sakit mayapada, tidaklah melakukan tindakan keluar jalur medis krna dokter ahli lebih berkompeten untuk mengobati penyakit kanker.
2.  Mencari jaringan komunitas sesama kanker karna untuk mempermudah infomasi tentang penyakit kanker serta pengobatan serta menjaring komunikasi keluh dan kesah terhadap sesama penderita kanker.
3.   Melakukan tindakan medis di rumah sakit dengan dokter profesional dibidangnya.
4.   Berusaha Ikhlas melawan segala penyakit serta kembali berserah kepada Tuhan Maha Esa.

Memang bagi kita orang sehat yang mendengarkan membuat air mata pun jatuh akan kisah inspiratifnya, bagaimana bisa bila penyakit harus disyukuri dan menjadi rejeki?? Tetapi itu kisah Ibu elly membuat matahati terbuka lebar agar setiap keadaan apapun manusia kembali bersyukur berjuang kuat sehat demi orang sekitar kita termasuk keluarga paling utama.

Ibu Elly berserta dr. Yuslam Fidianto,Sp.OG memberikan informasi seputar Deteksi dan pengobatan kanker serviks, bahwa penderita kanker serviks akan melakukan serangkaian tes seperti pemeriksaan laboratorium, USG, Ro Thorax, Sistoskopi, CT scan dan PET scan dan untuk melakukan pencegahannya serta pendekteksianya dapat dilakukan dengan PAP SMEAR setiap tahunnya, jika untuk wanita berusia diatas 30 tahun melakukan tes HPV bersamaan dengan PAP SMEAR. 

PAP SMEAR pun hanya dapat dilakukan dengan syarat tertentu, 
seperti ini :
·       Wanita untuk yang telah melakukan sex bersama pasangannya
·      Tidak sedang haidh/nifas. Pemeriksaan sebaiknya 5 hari setelah habis haidh.
·      Bagi perempuan yang baru melahirkan, operasi rahim, atau mendapatkan radiasi, sebaiknya melakukan pemeriksaan 6-8 minggu kemudian.
·     Tidak melakukan hubungan intim selama 48 jam (2 hari) sebelum pemeriksaan karena ditakutkan bisa mengaburkan hasil pemeriksaan akibat gesekan yang menimbulkan luka lecet atau adanya sisa sperma. Waktu melakukan pap smear tempo hari, ada seorang teman yang melakukan hubungan intim dengan suaminya pada malam hari. Petugas laboratoriumnya langsung menolak untuk pemeriksaan pap smear.
·        Dan untuk biaya Pap Smear  dapat dikonsultasikan ke rumah sakit terdekat. 
(atau dapat mengetahui info lebih lengkap http://mayapadahospital.com/ atau pun artikel kesehatan)


Maka untuk itu mari Beauties kalahkan penyakit kanker untuk orang terdekat yang kita sayangi. Jangan mau kalah demi penyakit terutama 
kanker yang belum ada obatnya karna kanker dapat dikalahkan seperti kisah inspiratif Ibu Elly survivor double cancer dan untuk melakukan pencegahan sejak dini dapat dengan PAP SMEAR dan Bergaya hidup sehat di awali dengan bersih dilingkungan sekitar, bersih pula dalam gaya hidup seperti menjauhi junkfood serta segera konsultasi kepada rumah sakit terdekat untuk mendeteksi kanker, dapat pula bertanya ke http://mayapadahospital.com/ mengatur janji konsultasi atas rumah sakit terbaik dijakarta. 

Info Detail :

Instagram : @mayapadahospital
Twitter : RSmayapada
Web : Mayapada Hospital



See you next stories & smile gaes,

 ^_^
Lastrimode Stories & Smile
Find me on 

Tidak ada komentar: